KUNKER MENTAN DI SEMBALUN, PERKUAT LANGKAH MENUJU SWASEMBADA BAWANG PUTIH
Upaya percepatan swasembada bawang putih nasional terus diperkuat. Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tepatnya di Kabupaten Lombok Timur, Senin (09/02), untuk meninjau langsung kesiapan pengembangan bawang putih di salah satu sentra utama nasional.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Menteri Pertanian melihat secara langsung kondisi lantai jemur , gudang penyimpanan dan lahan pertanaman bawang putih, sekaligus berdialog dengan petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur NTB, Bupati Lombok Timur, Dinas terkait, Dirjen Hortikultura, Kapus hortikultura, Kapusluh, Kepala BRMP, Kepala BBRMP NTB dan tim, serta PPL dari berbagai kabupaten di Pulau Lombok.
Menteri Pertanian menilai bahwa NTB memiliki peluang besar dalam pengembangan bawang putih nasional. Kawasan Sembalun diproyeksikan menjadi sentra benih bawang putih, yang diharapkan mampu menopang kebutuhan antarprovinsi dan mengurangi ketergantungan terhadap impor. Pengembangan dilakukan melalui pengelolaan lahan pada kisaran 25.000 hingga 50.000 hektar. “Untuk swasembada, secara nasional kita membutuhkan sekitar 100.000 hektar. Target kita jelas, impor harus bisa dihentikan dalam tiga hingga lima tahun ke depan,” ujar Menteri Pertanian.
Dari sisi produksi, Menteri Pertanian menyampaikan bahwa produktivitas bawang putih di NTB tergolong tinggi, dengan capaian rata-rata 20 ton per hektar, bahkan di beberapa lokasi mencapai 28 ton per hektar. Selain kuantitas, kualitas bawang putih lokal juga dinilai lebih baik dibandingkan produk impor.
“Mutunya sangat baik dan lebih unggul. Itu sebabnya penguatan program pemerintah difokuskan di wilayah ini,” ungkapnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Pertanian menyiapkan skema pendanaan melalui APBN, termasuk pengadaan benih untuk pengembangan hingga 700.000 hektar, serta dukungan pascapanen bagi petani bawang putih. Pemerintah juga memastikan adanya perlindungan harga melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Pada sesi tanya jawab, Menteri Pertanian juga memberikan penugasan langsung kepada Kepala BRMP dan Kepala BBRMP NTB untuk menindaklanjuti serta menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi petani di lapangan. “Sampaikan seluruh keluh kesah kepada BRMP,” tegas Menteri Pertanian.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari langkah konkret pemerintah dalam memperkuat pengembangan bawang putih nasional menuju Swasembada bawang putih nasional.
Pesan motivasi dari Menteri Pertanian
“Jangan pernah bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tetapi bertanyalah apa yang kita berikan kepada negara.” Kita pasti BISA…!!! tutup Menteri Pertanian.